PC NU Jepara Salurkan Bantuan Untuk Korban Longsor

NU peduli 1

Jepara, 22/1 Hujan lebat yang mengguyur sebagian kota di Jepara kemarin sampai sekarang mengakibatkan jalan penghubung Desa Kunir Kecamatan Keling menuju dukuh Jehan menglami longsor tepatnya di Dukuh Jehan RT 1 RW 3 Desa Kunir, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara melalui relawannya melakukan asesment kewilayah tersebut. Berdasarkan hasil asesment yang dilakukan oleh relawan yang dikelola oleh PCNU Kabupaten Jepara asesment bersama Banser, Bagana, PMI Kabupaten Jepara, TRC BPBD Kab. Jepara, SATGAS SAR, Koramil Keling, Polsek Keling, Jepara Rescue, Pemuda Pancasila Rescue, Pemerintah Desa, DPUPR Kab. Jepara,  di hasilkan bahwa terjadi longsor dijalan penghubung desa kunir menuju dukuh jehan tepatnya RT 1 RW 3 Desa Kunir. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 15 Januari 2019 waktu jam 07.30 wib. Volume longsoran mencapai panjang +_ 20m tinggi 15 m dan tidak ada korban jiwa.

Sebanyak lima bangunan rumah terkena terkena dampak longsor, dengan kondisi 1 rumah rusak berat dan 4 rumah terancam longsor. Untuk nama warga yang rumahnya terkena dampak longsor desa kunir adalah diantaranya adalah rumah Mbah paimah/sutri (80) rt 1/3 dengan tingkat kerusakan rumah 80℅ (rusak berat) sedangkan rumah terancam longsoran diantaranya:

  1. Mbah ciplok (75)  rt 1/3
  2. Pak sutrisno (40)  rt 1/3 dengan anggota keluarga : Ahmad Sutrisno (40), Rustianah (35), Farid (15) sekolah Mts, Fathur (10) sekolah SD
  3. Pak Sarnoto (45) rt 1/3 dengan anggota anggota keluarga: Sarnoto (45), Wagisri (39), Rendik (14) Tidak sekolah (kebutuhan khusus)
  4. Salib (55) rt 1/3 dengan anggota keluarga: Salib (55), Wagisri (50)

Untuk mengantisipasi korban dampak longsoran, untuk sementara 9 orang (4 KK) warga tersebut diungsikan kerumah keluarga dan tetangga yaitu ke rumah bpk. Paini dan Wardi. Jika hujan terus mengguyur dimungkinkan akan terjadi longsor susulan karena masih ada retakan tanah sekitar 64 meter yang masih berpotensi terjadi longsor kembali. Selang satu hari setelah kejadian tersebut rumah yang terancam longsor susulan dan menimbung bangunan yang berada dibawahnya. Berdasarkan hasil asesment tersebut dihasilkan informasi kebutuhan mendesak bagi warga yang terkena dampak bencana longsor, diantaranya adalah logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar selama mengungsi. Dan Pengurus PCNU Jepara merespon informasi tersebut dengan menginformasikan kepada para steakholder NU Jepara untuk mengumpulkan donasi guna membantu korban terdampak.

Kemarin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara, menyulurkan bantuan logistik dan uang tunai kepada korban bencana akibat longsor di dukuh Jehan, Desa Kunir, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan rumah roboh di Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Bantuan logistik berupa beras 175 kg, mie instan 12 dos dan uang tunai sebesar Rp 7,5 juta tersebut diserahkan langsung oleh KH. Khayatun Nufus Abdullah Hadziq,  Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara bersama dengan MWCNU Kembang, MWCNU Keling serta lembaga dan banom PCNU Jepara seperti Banser, Bagana dan relawan yang lain kepada keluarga yang tertimpa musibah di desa Kunir dan Sumanding sebanyak 6 keluarga. Untuk korban terdampak bencana di desa Sumanding Kecamatan Kembang, diserahkan oleh MWCNU Kembang (KH. Solhan) berupa uang tunai Rp. 1,5 juta dan beras 25 kg. Sedangan bantuan untuk Dusun Jehan Desa Kunir, diserahkan oleh MWCNU Keling (KH. Taufiq) berupa uang tunai sebesar Rp 6 juta dan beras 150 kg serta mie instan 12 dos.

Bantuan yang disalurkan oleh PNU Peduli 3engurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara berasal dari donasi masyarakat yang diterima oleh Posko Bencana yang didirikan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara tahun 2019 dalam rangka membantu masyarakat khususnya jepara yang terkena dampak bencana. Disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara KH. Khayatun Nufus Abdullah Hadziq, bahwa rencananya bantuan seperti itu akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan korban terdampak bencana di dusun Jehan, desa kunir, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah selama 3 (tiga) bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2019. Karena Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara melalui Posko Bencana NU tetap membuka dan menerima donasi dari para steakholder yang ingin membantu warga msayarakat yang terkena dampak bencana, “tuturnya”.

Posko Bencana NU tahun 2019 dibentuk oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara dalam rangka membantu warga masyarakat khususnya di Jepara yang membutuhkan bantuan terkait dengan upaya pengurangan risiko bencana. Posko bencana NU tahun 2019 yang berada di Gedung PCNU Jepara di Jl. Pemuda No.51, Potroyudan IX, Potroyudan, Kec. Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah 59412. Posko Bencana NU tahun 2019 tersebut dikelola bersama oleh LPBI NU, Ansor, Bagana, Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU dan lainya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *